Healthy Life


Label halal selayaknya menjadi pertimbangan utama ketika hendak membeli barang. Hal ini terkait setatus barang yang akan kita manfaatkan, berhubungan pula dengan kualitas ibadah kita kepada Allah Ta’ala. Meski kemasannya masih bagus, jangan bersepekulasi untuk membeli makanan yang tak bertanggal kadaluarsa ( expired date ). Kecuali makanan traditional yang tidak tahan lama dan memiliki sertifikasi khusus.

( Sri Nuryati, S.SI. / Halalkah makanan anda ? Awas, produk haram mengepung kita, Panduan praktis memilih makanan halal, Tips & triks / 162 / aqwamedika ( Hidup sehat, ibadah ni’mat ) / Cet Pertama : Agustus 2008 M )

Berbagai makanan instan yang serba praktis sangat mendukung pemenuhan kebutuhan, jika kita termasuk orang-orang sibuk. Makanan instan yang dengan mudah dapat kita makan tanpa memerlukan proses memasak yang lama berpotensi mengandung pengawet yang tinggi.

Mie instan misalnya, jika sukar menghindarinya, jangan mengkomsusinya sendirian, perlu dihidangkan bersama sayuran, serta tidak menjadikannya menu pokok sehari-hari. Sereal pun tidak jauh berbeda. Terkadang berimbas pada sistem pencernaan, karena bahan-bahan awetan memerlukan proses yang lama, dapat mengganggu proses mikroba lambung atau usus, serta dapat menyebabkan diare.

( Sri Nuryati, S.SI. / Halalkah makanan anda ? Awas, produk haram mengepung kita, Panduan praktis memilih makanan halal, Tips & triks / 163 / aqwamedika ( Hidup sehat, ibadah ni’mat ) / Cet Pertama : Agustus 2008 M )

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.