Sua kawan ^_^ 1
Duh … kenapa hari ini terasa sempit, terasa nggak nyaman, pengen pulang, namun tak mengerti tujuan, pengen bersua seseorang, namun telah hilang, pengen, pengen, pengen, tapi ndk ngerti apa yang dipengenin.
Begitu bimbang dirasa, namun tak sedikitpun asa yang menyapa. Begitu indah dimata, namun hanya fatamorgana. Duh … Ya Allah, sembah hamba-Mu yang lemah, mengharap rahmad-Mu, mengharap petunjuk-Mu.
Shobat setia, kira-kira siapa ya yang bakalan kunjung ke blogku ? Hm,m ^_^ tak apalah … Aku punya moto ” Tetap beramal, kita beramal bukan untuk manusia semata, namun untuk Tuhan manusia, Sang Pencipta alam semesta. Walau tak ada shobat yang menyapa, tetep semangat beramal, jangan berhenti beramal karena alasan yang kurang tepat “.
Shobat, memang terkadang hati terasa sempit, seluas apapun bumi ini akan dirasa sempit. Betapa langit tinggi menjulang, pula kadang dirasa begitu rendah dan sempit. Entahlah, itu yang terjadi padaku. Apakah pernah terjadi pada dirimu shobat ? Lantas tindakan apa yang segera engkau ambil, langkah apa yang kau pilih.
Shobat, memang kita musti mengetahui sebab sempitnya hati. Tanpa mengetahuinya sepertinya agak mustahil bisa menyembuhkannya, kecuali sembuh sendiri. Apa mungkin langkah Pertama adalah : Intropeksi diri ?.
Aku teringat, DR Aidh Al Qorni pernah menyatakan dalam Bukunya, bahwa jiwa kita sebenarnya butuh waktu. Sesekali menyisikan waktu tuk melihat diri kita, memikirkan apa yang kita lakukan, merenungi apa yang telah kita perbuat. Waktu kita tidak hanya diperuntukkan kepada orang lain. Namun diri kita justru sangat membutuhkan waktu itu.
Nah, ini yang kadang tidak aku sadari,,,, betapa menderitanya aku ini. Aku telah lalai dengan diriku, karena dengan intropeksi, kita akan temukan kesalahan atau kebaikan yang dapat kita perbaiki maupun pertahankan.
Shobatku, apakah terjadi pula kepadamu ? Aku mengharap tidak demikian. Mungkin ini dulu ah, capek …. mikir cari solusi. Shobat-shobat yang tau solusinya atau punya trik yang mampu melapangkan hati orang yang lagi sempit, aku selalu setia menunggu Comen-nya.
Dah malem neh,,, Mpe jumpa di posting selanjutnya… Bye, Bye .. See U Latter.
” Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan ia akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda ” ( Dale Carnegie )
8 September 2010 at 2:22 am
kawan terus mengukiir cita.
25 September 2010 at 12:30 pm
Teruslah mndaki k’langit,wlwpun km t’jtuh,km akn jtuh d’antra pra bntang..
Teruslah b’sma da’wah ini,krna wlwpun suatu saat km lemah,akn ad 0rg2 yg mguatknmu..;-)
Sbarlah dlm mgarungi ujian..krna Allah pst kn bri hdiah yg indah untk mu…
27 September 2010 at 3:55 pm
Bintang ?
Akan ada orang bersamaQ ?
Allah pasti kan beri aku hadiah ?
29 September 2010 at 1:58 am
Yach..,
Km tw ma’nax khn?
Teruslh brsemangt unt mraih tggi cta2,
Dn 0ptmis trus dlm da’wah,krna kau tak sndri..tmn2 seperjuanganmu kan bngkitkn jk suatu saat kau lemah..
Dn tiap ujian yg dbrikn 0lehNYA bimasyiatillah sllu ad hikmahx..;-)
3 Oktober 2010 at 11:10 pm
Iyah ,,, aku ngerti… wah…. ngerti ja..
he,he….
29 September 2010 at 3:13 am
Yaph … Keep sprit boZ… Eh,,, sprit, Hik,hik….
Owh… lama ndk da kabr, ternyata skarang ngonline mainnya ^_^
3 Oktober 2010 at 11:02 pm
Yaph,, freen…. kapan-kapan bantuin aku yo….
27 Desember 2011 at 6:42 am
aku juga lg, ngrasain hal yg sama sobat., hidup ini terasa sempit walau banyak teman.